RSS

Rasa Gatal Ketika Keputihan ???

27 Sep

Hampir semua wanita pasti pernah merasakan gatal akibat keputihan. Hal ini terjadi karena ketidakseimbangan flora normal vagina yang menyebabkan bakteri jahat di area intim ini tumbuh berlebihan.

“Jamur Menimbulkan Efek Gatal Pada Miss V”

Miss V Sering Terasa Gatal Penyebab Rasa Gatal Ketika KeputihanSelain karena bakteri atau jamur, pengeluaran cairan yang berlebihan menjelang dan setelah menstruasi juga kerap menimbulkan gatal. Walau begitu, segatal apa pun tahan keinginan untuk menggaruk alat kelamin. Menggaruk dan membasuhnya dengan air hangat memang bisa menghilangkan gatal, tapi hanya sementara. Jika tangan Anda tak bisa diam untuk menggaruk, akibatnya miss V akan iritasi, sementara rasa gatal semakin menjadi-jadi.

Rasa gatal yang timbul pada kemaluan penderita keputihan memang sangat mengganggu dan terkadang tanpa di sadari penderita mengatasi dengan cara di menggaruk dengan jari secara spontan untuk mengurangi rasa gatal yang dirasakan, hal ini sebenarnya bisa menyebabkan iritasi pada organ vital anda dan bisa berakibat infeksi.

Penyebab terjadinya rasa gatal pada miss v :

  1. Jamur candida atau monilia (berwarna putih susu, kental, bau menyengat dan gatal) di sebabkan penyakit kencing manis, pemakaian pil KB dan daya tahan rendah.
  2. Parasit Trichomonas Vaginalis(cairan sangat kental, berbuih, berwarna kuning atau kehijau-hijauan dan berbau anyir. Ditularkan lewat hubungan sex, bibir kloset yang terkontaminasi dan peralatan mandi.
  3. VIRUS , penyakit keputihan yang diakibatkan oleh virus biasanya bawaan dari hiv/aids, codyloma, herpes dll yang dapat memicu munculnya kanker rahim atau kanker servick. Keputihan virus herpes menular dari hubungan seksual dengan gejala ada luka melepuh di sekeliling liang vagina dengan cairan gatal dan rasanya panas.
  4. BAKTERI, biasanya diakibatkan oleh bakteri gardnerelladan keputihannya disebut bacterial vaginosis dengan ciri-ciri cairannya encer dengan warna putih keabu-abuan beraroma amis
  5. Kelelahan yang amat sangat
  6. Stress
  7. Tidak segera mengganti pembalut saat menstruasi
  8. Memakai sembarang sabun untuk membasuh vagina
  9. Tidak mejalani pola hidup sehat (makan tidak teratur, tidak pernah olah raga, tidur kurang)
  10. Tinggal di daerah tropis yang lembap
  11. Lingkungan sanitasi yang kotor

Sumber : crystalxs.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 27, 2012 in Keperawatan Maternitas

 

Tag: , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: