RSS

Mitos-mitos Keliru Seputar ASI Eksklusif

26 Feb

Seiring perkembangan zaman ilmu kesehatan pun berkembang pesat. Tragisnya, ilmu pengetahuan lama yang mendasar seperti menyusui justru kadang terlupakan. Padahal kehilangan pengetahuan tentang menyusui berarti kehilangan besar, karena menyusui adalah suatu pengetahuan yang selama berjuta tahun mempunyai peran yang penting dalam mempertahankan kelangsungan hidup manusia.

Di kota besar, sering kita melihat bayi diberi susu formula, sementara di pedesaan kita sering melihat bayi berumur 1 bulan sudah diberi makanan tambahan ASI seperti pisang ataupun nasi lembut. Hal ini tentu saja sangat salah. Maka dari itu pemberian informasi yang penting mengenai ASI eksklusif mutlak diperlukan.

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI kepada bayi tanpa pemberian makanan tambahan lain seperti susu formula, jeruk, madu, teh, air putih, maupun makanan padat seperti bubur, pisang, papaya, biskuit, dan nasi tim. Pemberian ASI eksklusif ini dilakukan sampai waktu 6 bulan. Setelah 6 bulan bayi harus mulai diperkenalkan pada makanan padat untuk membantu pencernaanya.

ASI ekslusif mempunyai banyak sekali mafaat, bagi ibu, maupun bagi bayi.

Manfaat bagi bayi

a. Nutrisi lengkap dan seimbang:

= ASI mengandung lebih dari 200 unsur-unsur pokok seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Serta zat lain seperti hormone, enzim, zat kekebalan yang tidak mungkin terdapat dalam susu formula.

b. Mengurangi kemungkinan Alergi

= ASI dirancang oleh Sang Pencipta secara lengkap dan proporsional tanpa satupun zat yang tidak diperlukan oleh bayi. Bayi cenderung mempunyai sistem imun yang lebih peka. Bila bayi mendapat paparan antigen asing secara dini, maka kemungkinan bayi tersebut menderita alergi jauh lebih besar di kemudian hari. ASI Eksklusif selama 6 bulan dapat sangat mencegah bayi anda menderita alergi di kemudian hari

C, Meningkatkan daya tahan tubuh bayi

= ASI terutama Colustrum mengandung zat kekebalan (Immunoglobulin( yang akan membantu melindungi bayi dari serangan bakteri, virus, dan parasit selama kekebalan tubuhnya belum terbentuk sempurna. Immunoglobulin yang terdapat pada ASI akan melindungi bayi dari berbagai penyakit seperti diare, infeksi telinga, batuk, pilek, dan penyakit alergi

d. Meningkatkan kecerdasan anak

= DHA, AA, Omega 3, Omega 6… Anda mungkin tidak asing dengan istilah-istilah ini karena iklan produk susu formula sangat sering mengiklankannya sebagai zat yang menunjang kecerdasan anak. Namun tahukah anda? Sebenarnya zat-zat tersebut terkandung secara lengkap pada ASI namun tidak terkandung dalam susu sapi. Maka pada susu formula zat tersebut ditambahkan secara sintesis. Pemberian ASI dapat meningkatkan IQ anak sebesar 12 point karena kandungan gizinya yang lebih lengkap dan alami.

Manfaat bagi ibu

a. Mengurangi perdarahan setelah melahirkan

= inisiasi menyusui dini segera setelah melahirkan makan akan mengurangi perdarahan yang terjadi. Pada ibu yang menyusui terjadi peningkatan kadar oksitosin yang juga berguna untuk konstriksi pembuluh darah sehingga perdarahan akan lebih cepat berheni

b. Membantu pemulihan rahim

= Kadar oksitosin ibu menyusui yang meningkat akan membantu rahim mengecil ke ukuran semula. Proses pengecilan ini akan jauh lebih cept dibandingkan ibu yang tidak menyusui.

c. Membantu melangsingkan tubuh

= Menyusui akan menghabiskan kalori dan tubuh akan mengambilnya dari lemak yang tertimbun sewaktu ibu hamil. Dengan demikian maka berat badan ibu yang menyusui akan lebih cepat kembali normal.

d. Memperkecil kemungkinan menderita kanker payudara dan kanker indung telur

= Menyusui akan menjada kestabilan hormone yang dapat menurunkan risiko terjadinya kanker payudara dan kanker indung telur.

Beberapa mitos di masyarakat yang tidak benar

1. Susu formula lebih lengkap daripada ASI:

= Gencarnya iklan susu formula yang tidak memberikan informasi dengan lengkap dapat membuat masyarakat berpikir bahwa susu formula lebih lengkap kandungannya daripada ASI. Seringkali iklan susu formula mencantumkan bahwa susu produk mereka mengandung AA, DHA, Asam Folat, Omega 3, Omega 6. Kesemua zat tersebut adalah zat yang terkandung dalam ASI namun tidak terkandung dalam susu formula, untuk itu zat tersebut ditambahkan secara sintesis. Maka tidak benar bahwa kandungan susu formula lebih lengkap dari ASI.

2. Payudara menjadi turun

= Justru sebaliknya, dengan menyusui akan lebih menjaga bentuk fisik payudara ibu. Dengan tidak menyusui maka akan terjadi penumpukan cairan ASI yang tentunya akan menambah beban pada payudara ibu.

3. Pemberian ASI sulit karena ibu bekerja

= Cuti hamil memang hanya diberikan maksimal 3 bulan sementara jangka waktu pemberian ASI eksklusif adalah 6 bulan. Namun hal ini dapat diakali dengan pemberian ASI perah. ASI yang tidak langsung diminumkan dapat disimpan dalam kulkas, bahkan ASI dapat bertahan hingga 3 bulan bila disimpan dalam freezer. Jadi tidak ada alasan ibu yang bekerja tidak bisa member ASI pada bayinya.

Semoga Bermanfaat

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 26, 2010 in Keperawatan Anak

 

Tag:

2 responses to “Mitos-mitos Keliru Seputar ASI Eksklusif

  1. programatujuh

    Februari 27, 2010 at 3:24 am

    wah ,, artikelnya bagus yah..

    kunjung balik yah..

    http://programatujuh.wordpress.com/

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: